Image and video hosting by TinyPic ..:: Selamat Datang di SMP Negeri 1 Puger Alamat : Jl. Ahmad Yani No.36 Puger Kulon Kec.Puger Kab. Jember 68164, URL : http://smpn1puger.blogspot.com/ ::.. Image and video hosting by TinyPic ..::Pelaksanaan Ujian Nasional 2013 dilaksanakan pada tanggal 22-25 April 2013 ::.. Image and video hosting by TinyPic ..:: Pengumuman Kelulusan SMP , 1 Juni 2013 ::.. Image and video hosting by TinyPic ..:: Pelaksanaan Ujian Praktek Sekolah dimulai tanggal 04 Maret 2013 ::..

Keluarga Besar JIGER

Langkah demi langkah telah kita jalani dengan rasa kebersamaan dalam meningkatkan kualitas anak didik SMP Negeri 1 Puger

Keluarga Besar JIGER

Langkah demi langkah telah kita jalani dengan rasa kebersamaan dalam meningkatkan kualitas anak didik SMP Negeri 1 Puger

Pentingnya Sarana Komunikasi

Sebagai sarana komunikasi yang tidak terhambat oleh ruang dan waktu, kami harapkan sebagai media untuk menyerap berbagai masukan positif untuk kemajuan sekolah

Sarana Pendukung Pembelajaran

Kami menyadari bahwa peranan teknologi informasi terhadap sistem pembelajaran adalah penting

Kegiatan Rutin dan Ekstrakurikuler

Sebagai sarana komunikasi yang tidak terhambat oleh ruang dan waktu, kami harapkan sebagai media untuk menyerap berbagai masukan positif untuk kemajuan sekolah

Kegiatan dan Prestasi yang diperoleh

Website ini merupakan wujud dari kesungguhan kami untuk membangun komunikasi interaktif demi meningkatkan kualitas pendidikan

Senin, 09 Mei 2011

Kemendiknas Ubah Kurikulum Pendidikan

JAKARTA – Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) sedang menyiapkan perubahan kurikulum pendidikan untuk memperkuat jiwa nasionalisme para peserta didik.

Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh mengatakan, saat ini kurikulum pendidikan diserahkan ke sekolah dengan nama Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Namun, setelah dilakukan evaluasi ada beberapa hal yang dinilai tidak tepat, terutama terkait kurikulum penguatan nasionalisme.

“Kita harus perkuat nasionalisme dan tidak mengabaikan aspek kebersamaan secara nasional sehingga metodologi dan materi (empat mata pelajaran) akan ditata kembali,” katanya di Gedung Kemendiknas kemarin.

Mohammad Nuh mengungkapkan, ada empat mata pelajaran kurikulum yang akan ditentukan yakni Agama, Pendidikan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, dan Matematika. Sementara yang lain seperti Bahasa Inggris, Geografi, Sejarah, Seni, dan Budaya tetap menjadi kewenangan sekolah untuk mengembangkannya.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, perubahan ini terkait dinamika yang ada di masyarakat. Jika tidak ada perubahan, dikhawatirkan tidak ada relevansi dalam kurikulum. Mantan Rektor ITS ini menambahkan, kurikulum baru ini akan diterapkan paling lambat pada 2012. Pembuatan kurikulum baru membutuhkan sosialisasi, pelatihan bagi guru, dan metode evaluasi yang harus dibuat agar kurikulumnya sempurna. “Dulu ada namanya CBSA (Cara Belajar Siswa Aktif), berbasis kompetensi, KTSP, dan nanti mungkin namanya KTSP disempurnakan,” imbuhnya.

Berdasarkan data, sebagaimana ketentuan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan,setiap sekolah mengembangkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) dan Standar Isi (SI) dan berpedoman pada panduan yang ditetapkan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).

Anggota Komisi X DPR Ferdiansyah mendukung tinjauan ulang kurikulum tersebut. Hal itu juga usulannya kepada pemerintah sejak Bambang Sudibyo menjabat mendiknas. Namun, agar tidak kerja dua kali dan efektif, selagi penyusunan kurikulum Kemendiknas harus merevisi PP Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Pendidikan. Dalam PP tersebut pembagian struktur kurikulumnya tidak jelas. Selain itu juga memudahkan ada pembuatan PP untuk kurikulum tersebut. (neneng zubaidah/sindo)(//rfa)

Pedoman Upacara Hardiknas 2011

Dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2011, dengan hormat kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:
Upacara bendera memperingati Hari Pendidikan Nasional secara nasional dilaksanakan dengan ketentuan:
  • hari, tanggal : Senin, 2 Mei 2011
  • pukul : 08.00 waktu setempat
  • sifat upacara : Tertib, Khidmat, dan Sederhana
  • tempat upacara : Lapangan Upacara (terbuka)
Adapun tema yang telah ditetapkan pada peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2011 adalah Pendidikan Karakter sebagai Pilar Kebangkitan Bangsa dan  subtema adalah Raih Prestasi Junjung Tinggi Budi Pekerti.
Kepada seluruh pemerintah daerah provinsi/kabupaten/kota, kepala perwakilan Indonesia di luar negeri, kepala dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota, rektor perguruan tinggi negeri/swasta, kepala unit pelaksana teknis Kementerian Pendidikan Nasional agar menyelenggarakan upacara bendera peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2011
Untuk lebih menyemarakkan peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2011 diharapkan masing-masing instansi memasang spanduk dengan tema tersebut di atas merangkaikan berbagai kegiatan dan lomba untuk meningkatkan prestasi dan mutu pendidikan
Untuk lebih memupuk rasa patriotisme, selain mengadakan upacara bendera, panitia nasional peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2011 akan melakukan ziarah ke makam Ki Hajar Dewantara di Yogyakarta. Berkenaan dengan itu, dihimbau kiranya Bapak/Ibu Gubernur dan Bupati/Walikota juga berkenan melakukan ziarah ke taman makam pahlawan di wilayah masing-masing.


Untuk Bahan Pedoman Upacara Hardiknas 2011 bisa di Unduh dibawah ini:
Pedoman Upacara Hardiknas 2011

Hari Pendidikan Nasional 2011

Minggu, 01 Mei 2011

8 Standar Nasional Pendidikan dan 12 Kriteria SBI

Pendidikan Nasional menjelaskan bahwa Pendidikan bertaraf Internasional adalah pendidikan yang diselenggaran setelah memenuhi delapan standar nasional pendidikan (SNP) dan diperkaya dengan standar pendidikan negara maju.

Delapan Standar Nasional Pendidikan (SNP) :
- Standar isi
- Standar proses
- Standar kompetensi lulusan
- Standar Pendidikan dan tenaga kependidikan
- Standar sarana dan prasarana
- Standar Pengelolaan
- Standar pembiayaan
- Standar Penilaian pendidikan
Sementara 12 Kriteria SBI :

- SNP Harus sudah terpenuhi
- Guru untuk SMK, minimal S2/S3 sebanyak 30 Persen dari jumlah guru
- Kepala sekolah Min S2 dan mampu berbahasa asing secara aktif
- Akreditasi A (95)
- Sarana dan prasarana berbasis TIK
- Kurikulum KTSP diperkaya dengan kurikulum dari negara maju, serta penerapan SKS pada SMA/SMK
- Pembelajaran berbasis TIK dan bilingual, sister school dengan sekolah dari negara maju
- Manajemen berbasis TIK, ISO 9001 dan ISO 14000
- Evaluasi menerapkan model UN dan diperkaya dengan sistem Ujian Internasional
- Lulusan Memiliki daya saing internasional dalam melanjutkan pendidikan dan bekerja (untuk SMK)
- Kultur Sekolah, terjaminnya pendidikan karakter, bebas bullying (kekerasan dan pelecehan), demokratis, dan partisipatif.
- Pembiayaan dari APBN, APBD, dan boleh memungut biaya dari masyarakat atas dasar RAPBS yang akuntabel, minimal 20 persen peserta didik tidak mampu mendapatkan subsidi pendidikan.